Contoh Statis Routing-1

Pada gambar di samping, merupakan contoh topologi dengan menggunakan 4 alamat jaringan yang berbeda. Alamat IP address tiap interface router sudah ditentukan.

Berdasarkan konfigurasi tersebut, untuk menentukan konfigurasi routing secara statik pada masing-masing router, seperti sebagai berikut :

Router 1 : dari 4 network tersebut, pada router 1, 2 network sudah terhubung langsung pada router tersebut, sedangkan 2 network lain berada disebelah router 2. Maka untuk melakukan konfigurasi routing secara statik harus mendefinisikan 2 network yang belum terhubung tersebut. yakni sebagai berikut :

ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 192.168.40.2

ip route 192.168.30.0 255.255.255.0 192.168.40.2

Router 2. dari 4 network tersebut, pada router 2, terdapat 3 network yang sudah terhubung secara langsung yaitu : 192.168.20.0/24, 192.168.30.0/24, dan 192.168.40.0/24, sehingga hanya tinggal 1 network saja yang belum bisa dijangkau oleh router 2 yaitu 192.168.10.0/24. Agar network 192.168.10.0/24 dapat di hubungi oleh host yang berada di ke-3 network tersebut, maka konfigurasi routing statis adalah sebagai berikut :

ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 192.168.40.1

 

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

  

  

  

A sample text widget

Etiam pulvinar consectetur dolor sed malesuada. Ut convallis euismod dolor nec pretium. Nunc ut tristique massa.

Nam sodales mi vitae dolor ullamcorper et vulputate enim accumsan. Morbi orci magna, tincidunt vitae molestie nec, molestie at mi. Nulla nulla lorem, suscipit in posuere in, interdum non magna.