RSS
 

Archive for the ‘Tugas Akhir’ Category

Metode dalam Pengembangan Sistem

05 Dec

System Development Life Cycle (SDLC) adalah tahapan atau proses yang harus dilakukan dalam membangun Sistem Informasi yang dapat mendukung kebutuhan dalam bisnis dengan merancang, membuat dan mengenalkan pemakainnya kepada pengguna. Tokoh kunci dalam pengembangan sistem yang menggunakan tahapan SDLC adalah sistem analyst, yang harus melakukan analisis keadaan suatu bisnis, melakukan identifikasi kebutuhan dan merancang sistem.

Terdapat 4 tahap dasar dalam SDLC yaitu : Perencanaan (planning), Analisis (analysis) , Perancangan(design), dan Implementasi (implementation).

Metode Pengembangan Sistem

Pendekatan yang dapat dilakukan dalam pengembangan sistem untuk mengimplementasikan konsep SDLC terdiri dari :

  1. Pengembangan Aplikasi Terstruktur (Structure Design)
    • Waterfall Development
    • Parallel Development
  2. Pengembangan Aplikasi RAPID (RAPID Application Development)
    • Phased Development
    • Prototyping Development
    • Throwaway Prototyping Development
  3. Pengembangan Aplikasi AGILE (Agile Development)
 
Comments Off on Metode dalam Pengembangan Sistem

Posted in Tugas Akhir

 

Block Diagram, Flowchart & IPOchart

29 Nov

Suatu sistem dapat di gambarkan secara umum menggunakan diagram berbentuk blok sehingga memudahkan untuk mengetahui gambaran umum dari sistem tersebut.  Gambaran serangkaian proses utama yang ada dan saling berhubungan tersebut lebih umum di sebut dengan block diagram. Istilah block diagram, flowcart dan IPO diagram dapat di baca di  kamus http://pascal.computer.org/sev_display/index.action dan secara singkat di kutip pada naskah berikut ini:

Block Diagram :

  • a diagram of a system in which the principal parts or functions are represented by blocks connected by lines that show the relationships of the blocks
  • a diagram of a system, computer, or device in which the principal parts are represented by suitably annotated geometrical figures to show both the functions of the parts and their functional relationships Read the rest of this entry »
 
 

Menyusun Publikasi Hasil Penelitian

08 Jan

Publikasi ilmiah merupakan bukti komitmen dan intensitas karya atau aktivitas keilmuwan bagi mereka yang berkecimpung dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk seni. Dalam menyusun publikasi hasil penelitian, harus memperhatikan ketentuan yang sudah umum di syaratkan oleh berbagai ajang publikasi karya penelitian, misalnya untuk dipublikasikan pada seminar nasional dan jurnal ilmiah. Isi yang harus terkandung dalam makalah publikasi adalah :

  1. Judul (title)
  2. Abstrak (abstract)
  3. Pendahuluan (introduction)
  4. Metode (method)
  5. Hasil (result)
  6. Pembahasan (discussion)
  7. Kesimpulan (conclusion)
  8. Daftar Rujukan (reference)

Read the rest of this entry »

 
 

Bagian Utama SKRIPSI

17 Oct

Bagian utama skripsi mengandung bab, yaitu : Pendahuluan, tinjauan pustaka, cara penelitian/metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran.

Pendahuluan

  • Latar belakang masalah : Pada bagian ini berisi faktor-faktor yang melatari perlunya masalah ini diteliti, dilihat segi arti pentingnya dan motivasi melakukan penelitian. Disampaikan juga rasionalitas/argumentasi perlunya penelitian dilakukan. Disinggung pula penelitian sejenis yang pernah dilakukan serta perbedaannnya dengan penelitian sekarang. Dapat pula ditampilkan data empirik tentang masalah yang diteliti.
  • Rumusan Permasalahan : Pada bagian ini menunjukkan inti masalah yang hendak diteliti. Biasanya masalah dirumuskan dalam sebuah kalimat pertanyaan.
  • Batasan masalah/ruang lingkup
  • Tujuan : Pada bagian ini mengungkapkan tujuan umum dan khusus yang ingin dicapai dari kegiatan penelitian. Tujuan khusus biasanya lebih dari satu tujuan. Tujuan penelitian ini memberikan arah kepada pencapaian penelitian.
  • Manfaat (bila diperlukan untuk ditulis) : Merupakan pernyataan bahwa penelitian bermanfaat dalam pengembangan ilmu, teknologi dan seni yang bersifat teoristis dan praktis.

Klik untuk lebih Detail

 
 

Tugas Akhir

16 Oct

Tugas Akhir dan Skripsi merupakan kegiatan yang umumnya dilakukan oleh seseorang sebelum menempuh jenjang pendidikan tingkat Sarjana. Tugas Akhir secara definitif adalah kegiatan penelitian mandiri yang dilakukan dalam rangka untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan (S1). Sedangkan Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang merupakan laporan hasil kegiatan Tugas Akhir.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan penelitian mandiri mahasiswa calon sarjana S1 disebut dengan TUGAS AKHIR sedangkan Karya tulis ilmiahnya disebut dengan  SKRIPSI.

Kegiatan penelitian seseorang dalam mengerjakan tugas akhir, cakupan kegiatannya disesuaikan dengan tuntutan kualifikasi seorang sarjana. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI nomor 232/U/2000, program SARJANA harus diarahkan kepada hasil lulusan yang memiliki kualifikasi :

  1. Menguasai dasar-dasar ilmiah dan ketrampilan dalam bidang keahlian tertentu sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada didalam kawasan keahliannya.
  2. Mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dimilikinya sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan.

Berdasarkan kualifikasi seperti tersebut, tentang penelitian dalam kerangka tugas akhir dapat dikatakan sebagai penelitian yang bersifat terapan (Applied Research), yang artinya dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Penelitian tentang penerapan pengetahuan, bahan dan/atau teknik yang diarahkan untuk memperoleh penyelesaian terhadap kebutuhan masa kini atau masa mendatang;atau
  2. Penelitian yang dilakukan diarahkan pada penggunaan pengetahuan yang diperoleh dari penelitian dasar untuk menghasilkan sesuatu yang memiliki manfaat praktis.

Bagian Penting SKRIPSI secara umum terdiri dari 5 bagian, yaitu :

  1. PENDAHULUAN
  2. TINJUAN PUSTAKA
  3. ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
  4. HASIL DAN PEMBAHASAN
  5. KESIMPULAN DAN SARAN
 
 

Memahami Pengertian Penelitian

02 Sep

Sebelum membahas tentang pengertian penelitian, terlebih dahulu kita mengenal bagaimana tokoh-tokoh ilmu pengetahuan berfikir dan berpendapat. Berikut beberapa pendapat tokoh-tokoh tersebut mengenai ruang lingkup penelitian :

Theodore Roosevelt : Orang yang tidak pernah membuat kekeliruan adalah orang yang tidak pernah melakukan apapun.

Albert Eistein: Seandainya kita tahu apa yang sedang kita kerjakan, itu takkan di sebut riset bukan? Read the rest of this entry »

 
 
 
Skip to toolbar