Anda mungkin sudah sering mendengar pentingnya merekrut karyawan dengan mindset founder. Hal ini cukup populer di kalangan startup teknologi. Salah satu yang sering mengkampanyekan founder’s mindset adalah Reid Hoffman (Co – Founder Linkedin).
Salah satu alasan yang membuat banyak karyawan terbaik meninggalkan perusahaan adalah mereka merasa kurangnya penghargaan dan reward atas pekerjaannya yang telah dilakukan dengan baik, selain itu juga adanya penyebab faktor internal lainnya, yakni melebarnya jarak dengan front lines, kehilangan akuntabilitas dan tumbuh suburnya birokrasi.
Setiap pemilik perusahaan pastilah senang memiliki karyawan dengan perilaku seperti founder. Beberapa contoh cara berpikir seperti founder dari pengalaman sehari-hari misalnya :
Melalui penelitian selama satu dekade terhadap sejumlah perusahaan di lebih dari empat puluh negara, Zook dan Allen (Bain & Company) menemukan kuatnya hubungan antara mentalitas founder dengan kemampuan perusahaan mempertahankan kinerja yang baik. Hal ini terjadi tidak hanya di perusahaan startup saja, tetapi pada berbagai tipe perusahaan yang lain. Mereka memformulasikan sifat-sifat yang termasuk dalam mentalitas founder yaitu:
Sebagai leader, inilah yang harus anda lakukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung berkembangnya jiwa entrepreneurship dan mentalitas founder pada tim anda:
Dikutip dari : Chandra, Meisia. 2016, Infokomputer.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI