Kurva permintaan: elastisitas, jenis, faktor, fungsi, metode

Definisi kurva permintaan
Baca cepat Buka

Kurva permintaan adalah kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga barang tertentu dan jumlah yang diminta oleh pembeli. Dengan bantuan rencana permintaan, permintaan barang dan jasa pada tingkat harga yang berbeda dapat dengan mudah ditentukan. Saat menganalisis permintaan, perlu dipahami perbedaan antara dua istilah permintaan dan kuantitas yang diminta. Permintaan adalah keseluruhan dari kurva permintaan. Permintaan dengan demikian menggambarkan kondisi keseluruhan hubungan antara harga dan kuantitas yang diminta. Jumlah yang diminta adalah jumlah yang diminta pada tingkat harga tertentu. Faktor harga berfungsi sebagai patokan untuk menggambarkan kurva permintaan. Faktor lain dianggap konstan atau konstan. Kurva permintaan memiliki kemiringan negatif; H. bergerak dari kiri atas ke kanan bawah.

 

Hal ini dapat dilihat pada kurva 5.1, yang menunjukkan penurunan harga barang X dari 600 menjadi 500, yang menyebabkan peningkatan kuantitas yang diminta dari 40 unit menjadi 50 unit (titik A bergerak sepanjang kurva D ke titik B) dan begitu seterusnya. Semakin rendah harga, semakin besar jumlah yang diminta, sehingga kurva bergerak dari kiri atas ke kanan bawah. Pergerakan sepanjang kurva permintaan menunjukkan bahwa kenaikan atau penurunan permintaan suatu barang disebabkan oleh perubahan harga barang itu sendiri. Permintaan suatu barang dapat dilihat dari dua sudut, yaitu permintaan individu dan permintaan semua individu di pasar. Sejauh yang dijelaskan di atas adalah kurva permintaan individu. Untuk mencari permintaan pasar, kita dapat menjumlahkan permintaan setiap orang di pasar.

Elastisitas permintaan

Elastisitas permintaan adalah alat atau konsep untuk mengukur kepekaan atau reaksi terhadap perubahan kuantitas atau kualitas barang yang dibeli akibat perubahan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dalam hal ini pada dasarnya ada tiga variabel pertama yang berpengaruh, maka dikenal tiga elastisitas permintaan, yaitu: “elastisitas harga permintaan, elastisitas silang dan elastisitas pendapatan”.
1. Elastisitas harga permintaan

Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan atau reaksi terhadap jumlah permintaan akibat perubahan harga barang atau dengan kata lain perbandingan persentase perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase perubahan harga pasar, sesuai dengan hukum permintaan ketika harga naik Jumlah barang berkurang dan sebaliknya. Dalam analisis, elastisitas harga permintaan lebih sering dinyatakan sebagai elastisitas permintaan. Nilai perbandingan antara persentase perubahan jumlah yang diminta dan persentase perubahan harga disebut koefisien elastisitas permintaan.
Baca lebih lanjut: Motif ekonomi

2. Rumus perhitungan

Elastisitas permintaan digunakan untuk menjelaskan kepekaan permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang tersebut. Angka yang mengukur dampak perubahan harga terhadap perubahan kuantitas yang diminta dikenal sebagai koefisien elastisitas permintaan. menunjukkan Ed.

Rumusnya adalah:

Ed

Atau

Ed = atau Ed =

Informasi:

Qo = jumlah item yang diminta sebelum perubahan yang diminta

Q1 = jumlah barang yang diminta. Itu telah berubah

Po = harga barang sebelum di tukar

P1 = harga setelah perubahan

Q = selisih barang yang diminta

P = selisih harga barang

Contoh:

Jika harga televisi berwarna turun dari Rp. 1.000.000,00 menjadi Rp. 800.000, maka permintaan meningkat dari 20 unit menjadi 40 unit, maka elastisitasnya adalah ……..

Balasan:

Po = Rp 1.000.000,00 Qo = 20 unit

P1 = Rp 800.000,00 Q1 = 40 unit

Ed = =: = x = 3

Harus diingat bahwa elastisitas permintaan harus diwakili oleh angka negatif sebagai tanda hubungan negatif antara perubahan harga dan permintaan.

3. Elastisitas silang

Koefisien, yang menunjukkan sejauh mana permintaan untuk satu barang berubah ketika harga barang lain berubah, dikenal sebagai elastisitas silang permintaan, atau disingkat elastisitas silang. Jika perubahan harga barang Y menyebabkan perubahan permintaan barang X, maka jenis hubungan antara keduanya digambarkan oleh elastisitas silang. Besarnya elastisitas silang (Es) dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

Es =

Perubahan harga suatu barang mengakibatkan pergeseran permintaan produk lain, maka elastisitas silang (Exy) adalah persentase perubahan permintaan barang X dibagi dengan persentase perubahan harga barang Y. Jika hubungan antara dua barang (X dan Y) saling melengkapi (komplementer). ) untuk yang lain

 

Lihat Juga :

https://liga-indonesia.id/
https://www.bolt.id/
https://beautynesiablog.id/
https://psyline.id/
https://creasi.co.id/
https://www.i4startup.id/
https://mandiriecash.co.id/
https://excite.co.id/
https://officialjimbreuer.com/
https://rollingstone.co.id/

Skip to toolbar