Variabel dan Tipe Data

Suatu program komputer dibuat untuk mempermudah pekerjaan kita, sehingga keberadaan program/aplikasi komputer harus dipersiapkan sedemikian sehingga kebermanfaatannya sangat memberikan solusi di segala bidang yang membutuhkan. Aplikasi yang dibuat pada umumnya memproses data menjadi informasi yang bisa di wujudkan dalam bentuk tampilan, gerakan, suara, dan lain sebagainya. Pengolahan data pada aplikasi komputer dilakukan oleh prosesor komputer dengan dukungan media penyimpanan. Media penyimpanan tersebut untuk mempercepat proses yang dilakukan membutuhkan penyimpanan sementara, yakni dalam Random Access Memory (RAM). Untuk meletakkan data dalam  memori komputer sementara membutuhkan pengenal (identifier), yakni yang disebut pengenal variabel atau identifier variabel. Analogi penyimpanan tersebut, dapat di ilustrasikan seperti pada gambar berikut ini.

Pada gambar diatas diilustrasikan suatu progam komputer menggunakan variabel dengan nama umur untuk mengakses media penyimpanan di RAM. Tatacara mendeklarasikan variabel dalam program java adalah :

<Tipe Data> NamaVariabel;

Deklarasi variabel dan proses Inisialisasi variabel dapat dijadikan satu baris perintah dengan tata aturan adalah sebagai berikut :

<Tipe Data> NamaVariabel = NilaiSesuaiTipeData;

Variabel umur tersebut di isi dengan nilai 17, dalam program java untuk memesan variabel di memori dan memberi data, seperti pada kode program berikut:

//Contoh program java untuk mendeklarasikan Variabel
public class var1{
  public static void main(String[] args){
    //Deklarasi variabel
    int umur;
    //Inisialisasi variabel
    umur = 17;
    //Menampilkan/mencetak data
    System.out.println("Umur saya : "+umur);
  }
}
//Contoh program java untuk mendeklarasikan dan inisialisasi Variabel 
public class var2{
  public static void main(String[] args){
  //Deklarasi dan inisialisasi variabel
  int umur = 17;
  //Menampilkan/mencetak data
  System.out.println("Umur saya : "+umur);
 } 
} 

Identifier  variabel yang digunakan dalam pemrograman java memiliki aturan yakni dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Tidak boleh menggunakan keyword bahasa pemrograman java
2. Boleh menggunakan angka, huruf, tapi tidak boleh diawali dengan angka dan tidak boleh dihubungkan dengan operator aritmatik
3. Awalan identifier variabel yang diijinkan adalah underscore, huruf, dan tanda $

Contoh yang benar :

  • _variablename
  • _3variable
  • $testvariable
  • VariableTest
  • variabletest
  • this_is_a_variable_name_that_is_long_but_still_valid_because_of_the_underscores
  • max_value

Contoh yang salah :

  • 8example
  • exa+ple
  • variable test
  • this_long_variable_name_is_not_valid_because_of_this-hyphen

Tipe Variabel

Dalam pemrograman java, terdapat tiga macam tipe variabel yaitu :

  1. Variabel Lokal : variabel yang di deklarasikan dalam tubuh method.
  2. Variabel Instance : variabel yang dideklarasikan diluar method dan tanpa menggunakan keyword static.
  3. Variabel Static : variabel yang dideklarasikan sekali, yakni diawal program. Umumnya digunakan untuk mendeklarasikan suatu nilai konstanta (Nilai tetap sampai program berakhir)

Berikut ini contoh program java yang menjelaskan tentang deklarasi ketiga tipe variabel tersebut.

class tipe_variabel {
    int data = 101; //instance variable
    static float NilaiPhi=3.14; //static variable
    void method() {
        int NilaiAkhir = 90; //local variable
    }
}

Tipe DATA dalam JAVA.

Tipe data digunakan untuk mengklasifikasikan perbedaan nilai yang akan disimpan dalam variabel. Dalam pemrograman java terdapat dua macam tipe data yaitu tipe data primitive dan tipe data non primitive. Pembagian kedua tipe data tersebut dapat dijelaskan dalam hirarki gambar berikut ini :

Dalam gambar tersebut secara hirarki, dijelaskan kelompok tipe data yang sejenis, sebagai berikut :

Bilangan Bulat (integer)

  • byte (8 bit)
  • short (16 bit)
  • int (32 bit)
  • long (64 bit)

Bilangan Pecahan (Floating point)

  • float (32 bit)
  • double (64 bit)

Charakter : char

Boolean   : boolean

Dalam bahasa pemrograman java, suatu tipe yang dideklarasikan dapat menerima tipe data yang lain dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. variabel dengan kapasitas penyimpanan kecil dapat diberikan kepada variabel dengan kapasitas yang lebih besar. Kondisi ini dapat langsung dilakukan, dan dikenal dengan istilah konversi.
  2. variabel dengan kapasitas penyimpanan besar diberikan nilainya kepada varibabel dengan kapasitas kecil. Kondisi ini prosesnya tidak dapat dilakukan secara langsung tapi  harus dengan  tipe operator cast. Proses ini disebut dengan istilah tipe casting. 

Perhatikan contoh berikut ini :

public class ContohKonversiTipeData{
    public static void main(String[] args){
      //deklarasi dan inisialisasi variabel
      byte var_byte = 10;
      int var_int = 250;
      double var_double = 123.123;
      //Proses dan cetak
      //Konversi
      var_int = var_byte;
      var_double = var_int;
      System.out.println("Nilai Variabel Byte = "+var_byte);
      System.out.println("Nilai Variabel Int = "+var_int);
      System.out.println("Nilai Variabel Double = "+var_double);
      
      //Casting
      var_byte = (byte) var_int;
      var_int = (int) var_double;
      System.out.println("Nilai Variabel Byte = "+var_byte);
      System.out.println("Nilai Variabel Int = "+var_int);
      System.out.println("Nilai Variabel Double = "+var_double);
    }
}

Demikian, semoga bermanfaat.

Pemrograman JAVA : System.out.println

System.out.println adalah pernyataan Java yang mencetak argumen yang dikirimkan ke System.out. Secara rinci dapat dijelaskan sebagai berikut :

System – is a final class in java.lang package

out – is a static member field of System class and is of type PrintStream.

println – is a method of PrintStream class. println prints the argument passed to the standard console and a newline.

 

 

 

 

 

 

Struktur dari System.out.println jika di perhatikan object PrintStream seperti gambar berikut :

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada script program java atau code program java, “print” dan “println” hasilnya sama-sama mencetak. Tapi sebenarnya, jika dipraktekkan langsung perbedaannya akan terlihat. Perbedaan antara println dan print :

print akan mencetak tanpa adanya enter atau penambahan baris pada kalimat berikutnya.

println akan mencetak dengan adanya enter atau penambahan baris pada kalimat berikutnya.

Misalnya jika akan mencetak ke layar tulisan “Nama Saya : Pendekar Pemrograman Java” dengan melakukan pencetakan 2 kali. Pertama mencetak Nama Saya, dan yang kedua mencetak Pendekar Pemrograman Java, maka silahkan perhatikan contoh berikut ini.

Contoh pertama menggunakan System.out.print :

public class mencetakpertama{
  public static void main(String[] args){
     System.out.print("Nama Saya : ");
     System.out.print("Pendekar Pemrograman Java");
  }
}

Jika dijalankan, akan menghasilkan luaran dari proses pencetakan tersebut satu baris yaitu sebagai berikut :

             Nama Saya : Pendekar Pemrograman Java

Sedangkan jika menggunakan System.out.println maka hasilkan akan dicetak dua baris, yakni Nama Saya : baris pertama, dan Pendekar Pemrograman Java pada baris berikutnya. Perhatikan contoh kode program berikut ini :

public class mencetakkedua{
  public static void main(String[] args){
     System.out.println("Nama Saya : ");
     System.out.println("Pendekar Pemrograman Java");
  }
}

Dengan menggunakan System.out.println akan menyebabkan luaran dari pencetakan berbeda, seperti berikut ini :

           Nama Saya :
           Pendekar Pemrograman Java

Di dalam proses pencetakan juga dapat menggunakan karakter-karakter khusus, seperti berikut ini :

  •  ‘\n’ for new line
  •  ‘\r’ for return
  •  ‘\t’ for tab
  •  ‘\b’ for backspace
  •  ‘\f’ for form feed
  •  ‘\’’ for single quote
  •  ‘\”’ for double quote
  •  ‘\\’ for backslash

Silahkan mencoba-coba menambahkan karakter khusus tersebut di dalam pencetakan pesan dalam program java anda.

Program Java : Code Program Sederhana dan Pertama

Sebuah program java dapat di jalankan setelah dikompilasi menggunakan Java Development Kit(JDK) menjadi bytecode yang mengubah programjava.java menjadi programjava.class. Untuk menjalankan program java bytecode tersebut diperlukan Java Runtime Environment (JRE), dan secara bertaham dapat diilustrasikan pada gambar berikut :

Dari gambar tersebut secara bertahap untuk sebuah program java dimulai dengan menulis code program, kemudian disimpan dengan namafile ber-extension .java. Ingat-ingat harus disimpan dengan namafile penyimpanan ber-extension .java. Penentuan namafile juga harus sama dengan nama class utama program java dalam code program. Perhatikan contoh program dibawah.

public class pertama{
public static void main(String[] args){
   //isi program java
   }
}

Secara rinci penjelasan program pertama.java tersebut sebagai berikut :

  • public class pertama : nama class dari program tersebut, pada contoh program tersebut nama class adalah pertama, maka namafile untuk program tersebut harus disimpan dengan namafile pertama.java.
  • public static void main(String[] args){} : merupakan method utama program java, dan harus ada di setiap program java. Atau bisa dikatakan method ini adalah method minimal yang harus ditulis pada kode program java.
  • // isi program java : Tanda // akan menyebabkan baris kode program tidak dijalankan. Tanda // digunakan untuk menuliskan penjelasan dari kode program tersebut. Di baris ini isi program bisa ditulis dengan memperhatikan tata aturan penulisan kode program java, dengan catatan jika memang kode program jangan mengawali dengan tanda “//”.

Selanjutnya program java harus dikompilasi. Perintah untuk mengkompilasi program pertama.java tersebut dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

javac pertama.java

Hasil dari kompilasi perintah tersebut akan menghasilkan file bytecode program java dengan nama pertama.class. Dengan catatan proses kompilasi tidak menemukan kesalahan code program. Dari file java.class sudah dapat dijalankan menggunakan JRE sebagai berikut :

java pertama

Sebagai contoh, perhatikan kode program java berikut ini yang akan menampilkan pesan tulisan  ke layar “Selamat anda bisa membuat program java”.

 
public class kedua{ 
public static void main(String[] args){
   //isi kode program java
   System.out.print("Horeee...");
   System.out.print("Selamat anda bisa membuat program java");
   }  
} 

Untuk menampilkan pesan tulisan dilayar dapat digunakan perintah  kode program java System.out.print  atau dapat juga dengan perintah System.out.println.  System.out.print atau System.out.println memiliki fungsi yang sama, yaitu sama-sama berfungsi untuk mencetak  karakter di Layar. Perbedaannya adalah kalau perintah System.out.print setelah mencetak, maka posisi kursor akan tepat berada disebelah karakter yang telah dicetak. Sedangkan pada perintah System.out.println, setelah mencetak, maka posisi kursor akan pindah ke baris baru, tepat dibawah karakter yang telah dicetak oleh perintah System.out.println sebelumnya. Silahkan di buktikan dengan program ketiga berikut :

 
public class ketiga{ 
public static void main(String[] args){ 
   //isi kode program java 
   System.out.println("Horeee..."); 
   System.out.println("Selamat anda bisa membuat program java");
   } 
} 

 

Dasar GUI Pemrograman Java

Berikut contoh aplikasi GUI pada pemrograman Java dengan menggunakan class SWING dan AWT.  Dengan contoh ini akan dipahamkan tentang penggunaan komponen dasar SWING (GUI) pada pemrograman java yang meliputi :

  1. Top Level Container: JFrame, JDialog ,
  2. Intermediate Container : JPanel,
  3. Atomic Component : JButton, JLabel, JTextField, JTextArea,
  4. Layout Manager: Flowlayout, BorderLayout, BoxLayout,
  5. Event Handling : penekanan tombol, mouse over dsb.

Contoh-contoh program jawa tersebut seperti berikut :

  1. JForm
    import javax.swing.JFrame;
    public class gui1{
             public static void main(String[] args) {
                JFrame a=new JFrame(“Latihan Frame”);
                a.setSize(400,150);
                a.setVisible(true);
             }
    }
  2. JButton – FlowLayout
    import javax.swing.JFrame;
    import javax.swing.JButton;
    import java.awt.FlowLayout;
    public class gui2 {
                 public static void main(String[] args){
                      JFrame a=new JFrame(“Mencoba Frame”);
                      FlowLayout tampilan=new FlowLayout(FlowLayout.CENTER);

                      JButton b1=new JButton(“Satu”);
                      JButton b2=new JButton(“Dua”);
                     JButton b3=new JButton(“Tiga”);
                    JButton b4=new JButton(“Empat”);
                   JButton b5=new JButton(“Lima”);

    a.setLayout(tampilan);

                  a.add(b1);
                  a.add(b2);
                  a.add(b3);
                  a.add(b4);
                  a.add(b5);
                  a.pack();
                  a.setSize(600,100);
                  a.setVisible(true);
            }
    }
  3. JButton – BorderLayout
    import javax.swing.JFrame;
    import javax.swing.JButton;
    import java.awt.BorderLayout;
    public class gui3 {
    public static void main(String[] args){
          JFrame a=new JFrame(“Mencoba Frame”);
          BorderLayout tampilan=new BorderLayout();
          JButton b1=new JButton(“Satu”);
          JButton b2=new JButton(“Dua”);
          JButton b3=new JButton(“Tiga”);
          JButton b4=new JButton(“Empat”);
          JButton b5=new JButton(“Lima”);      a.add(b1,tampilan.NORTH);
          a.add(b2,tampilan.EAST);
          a.add(b3,tampilan.WEST);
          a.add(b4,tampilan.SOUTH);
          a.add(b5,tampilan.CENTER);
          a.pack();
          a.setSize(400,500);
          a.setVisible(true);
          }
    }
  4. JCheckBox
    import javax.swing.JFrame;
    import javax.swing.JLabel;
    import javax.swing.Box;
    import javax.swing.BoxLayout;
    import javax.swing.JCheckBox;
    public class gui4{
    public static void main(String[] args){
        JFrame a=new JFrame(“Coba Frame”);
        JLabel label=new JLabel(“Menu makan siang : “);
        JCheckBox cb1=new JCheckBox(“Nasi Goreng”);
        JCheckBox cb2=new JCheckBox(“Nasi Soto Ayam”);
        JCheckBox cb3=new JCheckBox(“Nasi Pecel”);
        JCheckBox cb4=new JCheckBox(“Nasi Rawon”);
        Box b=new Box(BoxLayout.Y_AXIS);
        b.add(label);
        b.add(cb1);
        b.add(cb2);
        b.add(cb3);
        b.add(cb4);
        a.add(b);
        a.pack();
        a.setSize(400,500);
        a.setVisible(true);
        }
    }
  5. JRadioButton
    import javax.swing.JFrame;
    import javax.swing.Box;
    import javax.swing.BoxLayout;
    import javax.swing.JRadioButton;
    import javax.swing.ButtonGroup;
    public class gui5{
    public static void main(String[] args){
        JFrame a=new JFrame(“Coba Frame”);
        JRadioButton rb1=new JRadioButton(“Es Jeruk”);
        JRadioButton rb2=new JRadioButton(“Es Tea”);
        JRadioButton rb3=new JRadioButton(“Es Teler”);
        JRadioButton rb4=new JRadioButton(“Es Degan”);
        ButtonGroup gr=new ButtonGroup();
        gr.add(rb1);
        gr.add(rb2);
        gr.add(rb3);
        gr.add(rb4);
        Box b=new Box(BoxLayout.Y_AXIS);
        b.add(rb1);
        b.add(rb2);
        b.add(rb3);
        b.add(rb4);
        a.add(b);
        a.pack();
        a.setSize(400,500);
        a.setVisible(true);
        }
    }

Menyiapkan JDK di Ubuntu 18.04

Membuat aplikasi java pada Command Line Terminal Linux memberikan ketrampilan olah raga tangan dengan baik dan meningkatkan kemampuan dalam LOGIKA. Editor yang di sarankan dalam pembuatan aplikasi java khususnya untuk belajar pemrograman java adalah VI atau VIM. Editor keluarga vi memang editor yang lumayan jadul tapi masih sangat joss untuk mengasah kemampuan mengingat keywords vi yang mengasikkan.

Untuk mempersiapkan JDK pada server/desktop Linux ubuntu dengan tahapan sebagai berikut :

sudo apt-get update

sudo apt install default-jdk

sudo apt install openjdk-11-jdk-headless

sudo apt install ecj

sudo apt install openjdk-8-jdk-headless

Setelah itu masuk command line interface, dan jalankan $java -version dan $javac -version jika sudah tampil informasi bahwa JRE dan JDK dalam linux system tersebut, program java siap di produksi pada system anda. Selamat mencoba!!